Sunday, August 1, 2010

~ Si Bintang Kecil ~

Usah dilanggar sempadan fikir
nanti kau nanar hilang arahNya
labuhkan layar kudratmu berdikir
menitipkan mahar korban sedaya.


Dialah Si bintang kecil
yang berkerlipan di kejauhan
menyerikan langit suram
di waktu gelap malam
bersama berjuta bintang lain
tetapi hatinya tetap satu.


Berkerlipanlah Si bintang kecil
walau jiwa dijerut duka,
berkerlipanlah bagai dian itu
dari teratak seorang sufi
yang tersentak dari tidurnya
lalu berwuduk dan bertahajud
di tika lena menyapa tidur insan.


Bersinarlah Si bintang kecil
walau perasaan dicarik kepiluan,
bersinarlah bagai dian itu
dari teratak seorang aulia
yang khusyuk membaca kalimat wahyu
teralun irama hati nurani
penuh pengabdian pada Ilahi
di kedinginan selimut membaluti hati-hati mati.


Mengerlip dan menyinarlah Si bintang kecil
walau kerlipan dan sinarmu
tak bisa menghasilkan pelangi tujuh warna
dan kerlipan sinarmu
tak kelihatan di siang sini
aku meyakini
kau dilihat menyeri di malam sana
untuk menyingkap misteri alam
mencari pengertian sebuah kehidupan
hati, jiwa dan perasaan...

Bingkisan kata nukilan hati,
Rohaizam bin Rosli

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jenguk La Diorg Nih